”Yang telah menciptakan tujuh langit
berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha
Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu
lihat sesuatu yang tidak seimbang?” (QS. Al-Mulk: 3)
***
Dalam dunia perkuliahan... Ana merasakan sendiri bagaimana kurangnya
pendidikan agama. Tak ada istilah tawazhun (seimbang) dalam dunia kependidikan
umum... Ilmu agama hanya diberikan sebagai muqaddimah, pembuka... Lalu diisi
dan ditutup dengan pendidikan kejuruan. Ideologi dalam dunia kependidikan pun
seperti mengarah ke Sekular Kapitalis (memisahkan agama dengan urusan dunia)
Mari renungkan... Sahabat-sahabat sekalian pasti pernah merasakan
bagaimana jadwal mata kuliah yang rebutan dengan waktu sholat, baik itu sholat
zuhur maupun ashar. Kalaupun diberikan waktu istirahat, perut pasti bergejolak
meminta pemenuhan, disinilah kita dituntut menjadi ‘pemilih’.
Kalau sudah begitu... Kita dituntut untuk menjadi pribadi yang cerdik
lagi berbudi. Yah, supaya nantinya kita tak malu pada usia yang menua tapi
masih jadi pribadi yang kosong lagi sia-sia. Apa kata dunia, kalau usia menua
tapi kita kosong ilmu agama... Sedangkan pejuang-pejuang yang lain sudah
menuntut ilmu menuju roma.
Bila kita tak mendapatkan sesuatu apa pun yang ada di depan kita, jangan
biarkan diri kita sia-sia, lihat sekeliling, lebarkan tangan, dan temukan,
masih banyak dunia-dunia yang ingin merangkul kita.
Saat di kampus tak lagi diajarkan pendidikan keagamaan, maka lebarkan
jangkauan, masih ada organisasi-organisasi keislaman yang bersedia menerima
kita. Dan ikutilah halaqah/liqo/ta’lim, keruk lah ilmu sebanyak-banyaknya dari
murobby-murobby mumpuni. Bukan untuk menjadi pribadi sok pintar. Anggap saja
ini usaha kita dalam rangka penebalan iman, anggap saja ini usaha kita untuk
mencapai tawazhun. Biar saja dimunafikkan. Toh Allah Yang Maha Melihat Niatan.
Catatan kaki awam...
1.
Halaqah/liqo adalah pertemuan/majlis yang
membentuk lingkaran yang beranggotakan maksimal 12 orang, anggota terstruktur dan
ada agenda rutin.
2.
Ta’lim adalah pertemuan/majlis yang
beranggotakan lebih dari 12 orang dan tidak rutin serta tidak terstruktur.
3.
Mutarobby adalah anggota yang mengikuti halaqah/liqo.
4.
Murobby adalah seseorang yang memberikan materi
pada halaqah/liqo.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar